Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Rahasia Jitu Mancing Ikan Belanak Agar Strike Bertubi-Tubi

   mancing belanak, rahasia mancing belanak, cara ampuh mancing belanak

Ikan belanak merupakan salah satu ikan favorit buruan para angler. Belanak adalah ikan yang senang hidup di air asin, baik itu di laut maupun muara-muara yang berbatasan langsung dengan garis pantai. Namun, tak jarang belanak hidup di sungai yang jauh dari laut sekalipun, yang penting air di mana tempat ia hidup masih memiliki kadar garam yang cukup. Belanak dikenal dengan gaya tarikannya yang sangat khas sehingga digandrungi oleh para angler. Berikut ini saya bagikan rahasia memancing ikan belanak yang harus sobat semua tahu agar bisa sukses memanen ikan belanak sebagai target buruan dari sobat angler semua.


1. Waktu Memancing
Sebelum mulai beraksi "memburu" rombongan ikan belanak, kita harus tahu dulu waktu terbaik untuk memancing ikan belanak. Jangan sampai sobat angler sekalian salah waktu saat mau mancing ikan belanak. Bisa-bisa boncos kalau kita tak memperhatikan hal yang sangat vital ini. 
    Nah, untuk waktu terbaik mancing ikan belanak adalah saat air pasang penuh, diam, dan jalan menuju surut. Ingat, saat air sudah betul-betul pasang sempurna ya. Bukan saat air baru mulai bergerak pasang. Karena justru ikan belanak akan susah dipancing saat air bergerak pasang.
    Kalau sobat angler sedang mancing belanak di pinggiran laut misalnya, ketika air baru bergerak pasang, ikan belanak akan cukup susah ditemui, sebab kemungkinan besar mereka masih berada di tengah laut, belum bergerombol menuju pinggiran laut. Nanti kalau air sudah pasang penuh, baru gerombolan ikan belanak dan ikan-ikan lain akan berbondong-bondong ke pinggir. 
    Hal ini juga berlaku bagi sobat angler sekalian yang memancing belanak di muara. Air yang bergerak pasang, selain ikan belanak akan semakin susah kita jumpai, kalaupun ada biasanya belanak akan sangat sulit dipancing, sebab air yang bergerak cepat saat angkatan pasang itu akan membuat kita susah mengendalikan piranti yang kita gunakan untuk mancing belanak. Selain itu, biasanya meski belanak terlihat banyak, mengambang di permukaan air, dia akan susah dipancing, karena biasanya belanak jarang seklai mau makan saat air bergerak cepat, seperti saat kondisi air laut berarak pasang. 
    Jadi, perlu saya tekankan sekali lagi pada sobat angler sekalian, pastikan saat memancing belanak air sedang pasang penuh, sudah berhenti, dan jalan menuju surut. Dalam kondisi seperti ini biasanya belanak akan sangat rakus memakan umpan. 

2. Piranti Mancing
Hal berikutnya yang tak kalah penting adalah pemilihan pranti yang akan sobat angler sekalian gunakan dalam berburu ikan belanak. Pada umumnya, secara garis besar ada dua macam piranti utama dalam memancing ikan belanak. Yaitu menggunakan kail pancing yang dirangkai dengan beragam variasi dan teknik sesuai dengan selera dan kebutuhan dari para angler. Sedangkan piranti yang kedua yang biasa digunakan untuk mancing ikan belanak adalah piranti klasik mancing ikan belanak yang sudah digumakan sejak zaman nenek moyang, yakni botol. 
    Berdasarkan pengalaman saya sendiri selama memancing ikan belanak, dua piranti tersebut ada kelebihan dan kelemahan masing-masing. Misalnya penggunaan botol. Biasanya ikan belanak mudah sekali dibotol (masuk dalam botol) ketika kondisi air spot kita mancing itu jernih dan tenang, lebih bagus lagi kalau sedang pasang penuh seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya di poin pertama. Namun, akan susah sekali masuk dalam botol ketika air keruh, surut, bergelombang dan berarus. Sedangkan kalau kita menggunakan kail biasa, tetap sama dengan menggunakan botol, waktu terbaiknya ya pada saat pasang penuh bergerak surut, air jernih dan tenang. Tapi bagi sobat angler sekalian tak perlu khawatir, sebab pada umumnya memancing belanak dengan menggunakan kail pancing biasa lebih fleksibel, bisa digunakan untuk segala medan dan kondisi. Misalnya ketika air keruh bahkan cenderung cokelat kehitaman, sudah hampir bisa dipastikan belanak akan sulit dibotol, sedangkan jika menggunakan kail umumnya masih bisa dipancing dan diakali dengan trik khusus yang pada episode selanjutnya nanti akan saya bagikan juga pada sobat angler sekalian. 

3. Umpan Belanak
Setelah belajar waktu memancing dan piranti mancing belanak, kita juga harus paham betul umpan mancing belanak yang jitu. Sebenarnya umpan mancing ikan belanak cukup mudah, sebab sekarang ini banyak sekali variasi umpan jitu ikan belanak. Namun, akan sedikit saya bagikan tips sederhananya saja buat sobat angler sekalian.
    Saat mancing ikan belanak di laut, entah itu menggunakan botol atau kail engkel biasa, gunakan umpan yang punya aroma kuat. Hal ini bisa diakali dengan penggunaan "essen" atau ramuan-ramuan tertentu untuk membuat tepung (umpan dasar wajib belanak) kita beraroma kuat. Hal ini dikarenakan air laut yang asin, ketika umpan hanya terigu saja tanpa campuran apa-apa akan sulit terendus belanak lapar yang sedang bergerombol mencari makan. Sedangkan saat sobat angler sekalian mancing belanak di muara, seharusnya lebih mudah, karena kadar air yang tak seasin di laut, umpan terigu polos saja umumnya masih disambar dengan ganas oleh segerombolan ikan belanak yang lapar. 

4. Tetap Sabar dan Berdoa
Nah, ketika tiga tips yang sudah saya bagikan di atas masih belum berhasil membuat sobat angler sekalian mendapatkan strike, ya kuncinya harus tetap sabar dan berdoa, pasrah kepada Yang Maha Kuasa. Misal tidak ada sambaran sama sekali, ya tinggal pindah saja cari spot yang lain. Atau kalau misalkan kita sudah capek, balik kanan saja, alias pulang. Hehe. Sebab, perlu diingat sobat, mancing itu sebuah rutinitas, dan soal hasil hanyalah formalitas. Salam!

Posting Komentar untuk "4 Rahasia Jitu Mancing Ikan Belanak Agar Strike Bertubi-Tubi"